Friday, April 10, 2020
Thursday, January 16, 2020
MOLUGARA BEACH
Begitu banyak tempat wisata yang kita jumpai di Kabupaten Alor terkhususnya di Kecamatam alor Barat Laut (ABAL), disini ada banyak tempat wisata yaitu Bukit Hulnani, Pulau Kepa, Pantai Sebanjar, Mangrove Aimoli dan Kolam Bidadari yang tak asing lagi bagi kita namun teman-teman saat ini telah ada tempat wisata baru yaitu "MOLUGARA BEACH" yang terletak di Desa Alor Besar tepat sebelum Pantai Sebanjar, dari pusat kota Kalabahi ke "MOLUGARA BEACH" memakan waktu sekitar 1 jam lebih menyangkut perjalanan yang belum terurus sampai sekarang dengan menggunakan kenderaan beroda dua maupun empat. untuk pembayaran karcis masuk hanya Rp. 5000 (Roda dua) dan Rp. 10.000 (Roda empat) menyediakan tempat parkir yang luas.
![]() |
Tempat Parkir kenderaan |
disamping itu sebuah kantin kecil sederhana yang mampu membuat nyaman para perngunjung dengan kesederhanaannya menyiapkan kopi hangat (Rp.5000) per gelas serta mie rebus biasa dan spesial dengan harga masing-masing Rp. 5000 - Rp. 10.000 per mangkuk jadi saat tiba disini kita bisa memesannya dan menikmatinya di bawah lopo tepat dibibir pantai sambil menyaksikan redupnya sang surya dari ujung barat kota Kalabahi yang biasa disebut senja teman setia perjalanan kita.
![]() |
Kantin |
MOLUGARA BEACH juga memiliki area yang luas dan menyediakan spot foto yang bervariasi mulai dari lopo dan ada tempat bebentuk sarang burung serta masih banyak lagi spot foto yang unik beserta tulisan-tulisan menarik lainya yang dijamin memotivasi para pengunjung saat berada di tempat ini pastinya tidak akan merasa cepat bosan. pada malam hari sangat bagus karena lampu disekitaran kantin akan memancarkan sinarnya dengan berbagai macam warna ada merah, biru,kuning dan hijau serta warna lainya yang membuat hasil foto sangat keren jadi yang belum datang kesini isilah akhir pekan anda dengan mengabadikan momen bersama pacar dan keluarga.
Saran dari penulis kalau bisa pemerintah segera memperbaiki jalan sehingga wisatawan dengan cepat mengunjungi tempat wisata di Kecamatan ABAL karena parcuma jika kita memiliki tempat yang indah namun akses jalan tidak mendukung.......
#semoga Bermanfaat
Thursday, January 9, 2020
PULAU KEPA
Pulau Kepa terletak di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Alor sendiri bisa ditempuh dengan penerbangan sekitar 45 menit dari bandara El Tari Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur ke Kalabahi ibu kota Pulau Alor. dari bandara Mali Kalabahi Alor anda masih perlu melanjutkan perjalanan sekitar satu jam lebih dengan kenderaan beroda dua maupun empat untuk sampai ke pelabuhan penyebrangan Alor kecil lalu melanjutkan perjalanan ke Pulau Kepa dengan menggunakan Perahu motor sekitar 10 sampai 15 menit dengan biaya pergi pulang Rp. 50.000 per grub tapi kalau sendiri saja Rp. 10.000.,.
Pulau Kepa menjadi daya tarik sendiri karena memiliki kecantikan yang masih sangat asli atau perawan, lautan biru tua, biru muda kehijauan dan formasi batu karang nan eksotis sehingga anda dapat melihat dengan jelas biota laut melakukan perkawinan๐
, kalau anda ingin puas snorkeling tanpa batas disinilah tempatnya. biaya sewa snorkeling lumayan terjangkau kurang lebih sekitar Rp. 50.000 per orang, sementara untuk peralatan diving harganya lumayan mahal sekitar Rp. 200.000 per orang tapi dengan harga itu tidak sebanding dengan kepuasaan melihat permukaan laut yang indah dan banyak sekali beragam jenis ikan didalam yang sedang menunggu kedatangan anda untuk bermain bersama.
Selain kejernihan laut, Pulau Kepa juga memiliki hamparan pasir putih yang memanjang tak berujung, disamping itu ada juga pondok-pondok berbahan bambu didesain seperti perkampungan khas Alor dibangun di atas tebing di pinggir pantai dengan jumlah 5 buah yang mampu menampung puluhan sampai ratusan orang dengan tarif Rp. 500.000 per malam jadi untuk yang mau menetap beberapa hari di Pulau kepa bisa memesan pondok sehari sebelumnya karena setiap hari pasti ada saja tamu yang menginap.
Selain Pulau Kepa ada juga Banyak Pulau yang membentang luas diantaranya adalah Pulau Buaya dan Pulau Ternate yang begitu indah memanjakan mata, jadi anda bisa duduk di bibir pantai berdiam diri santai kemudian rasakan desiran suara angin serta tarian ombak sambil menunggu kedatangan sunset menjelang malam yang mampu menghipnotis rasa dan karsa serta meresapi tiap kata-kata senja yang menjadi teman setia dalam tiap perjalanan berharga anda...
Ingaattttttttt :
walaupun jejak kaki kita di pasir pantai Pulau Kepa hilang tapi kenangan antara kita disana akan tetap hidup........
# kaka itam
Monday, January 6, 2020
MUSEUM SERIBU MOKO
seperti biasa pasti banyak yang bertanya kenapa namanya harus Museum 1000 Moko ??
jawabannya ada dibawah ๐
MOKO : Mewakili Orang Alor dengan kekayaan budayanya
1000 : Menunjukan suatu kondisi banyak, beraneka ragam dan harapan.
Museum Daerah 1000 Moko berdiri pada tahun 2003 dan diresmikan pada tanggal 4 mei 2004 oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Piet Alexander Tallo, SH. Di Kalabahi dengan tujuan untuk menyelamatkan warisan budaya daerah dan menjadi tempat bagi masyarakat umum menyaksikan, mengagumi dan mempelajari kebudayaan daerahnya sendiri.
Museum seribu moko ini menyimpan beberapa peninggalan prasejarah antara lain adalah sebagai berikut :
1. MOKO
Terdapat begitu banyak moko yang berada di Museum Daerah Seribu Moko diantaranya ada 2 jenis moko berkelas dengan bahan perunggu Malai Tanah Tangan Panjang dalam bahasa Abui (Nuh Mate) itikira Hatang Lohi sedangkan dalam bahasa kabola ( Nuh Atinang) diberi nama Malai Sai Paha Atang Lou, dan yang kedua Moko Pung Kuang Boling 5 Anak Panah digunakan sebagai mas kawin dan sebagai alat musik dalam upacara adat dan masih banyak lagi Moko dengan berbagai macam variasi dan kelas yang tersimpan disini, yang uniknya lagi anda dapat menemukan satu-satunya moko yang paling besar biasa orang Alor menyebutnya dengan Moko Nekara bertipe Heger I, yang ditemukan Simon J Oil Balol berdasarkan petunjuk mimpi di Desa Alaang, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor pada tanggal 20 Agustus 1972.
![]() |
| Foto penulis dan pegawai museum disamping moko |
2. KERAMIK DAN GERABAH
Museum Daerah Seribu Moko memiliki koleksi keramik dari Cina dan Vietnam. keramik ini masuk melalui perdagangan. selain itu gerabah lokal dibuat oleh masyarakat Alor untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan perdagangan antar desa.
![]() |
Seperti di daerah lainnya di Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Kabupaten Alor banyak memiliki keanekaragaman motif dan tenunan. pada umumnya motif tenunan di Kabupaten Alor berkembang setelah masuknya para pedagang cina dengan kain-kain sutera dan bahan pewarna, pedagang india dengan tenunan kain patola dan pengaruh-pengaruh lain dari eropa. Gelombang pengaruh yang berikut dibawah oleh pelaut-pelaut Bugis Makasar dan Jawa sehingga Karya cipta lokal bercampur dengan unsur-unsur luar menghasilkan keanekaragaman motif tenunan Alor seperti Gebitir Keti (Mei Geweng) adalah sarung pinggir bunga dari Kolana (Alor Timur), Kafeti Muti kain sarung 4 lirang bermuti dari pantar, motif kura-kura dari pulau pura ( ternate), motif ular naga dari Alor Kecil dan masih banyak lagi berbagai macam motif yang akan kita temui di Alor.
untuk lebih jelasnya anda dapat mengunjungi Museum Seribu Moko di jalan diponegoro, Kalabahi - Alor Nusa Tenggara Timur untuk melihat langsung beragam jenis moko serta kekayaan budaya Alor lainnya.
#SEMOGA BERMANFAAT ๐๐
Thursday, August 8, 2019
https://menrorayso.blogspot.com
MANGROVE AIMOLI
![]() |
| TB : Nimang Samlo |
Mangrove Aimoli adalah salah satu objek wisata yang berada di Pulau Alor yang dapat ditemukan di kecamatan Alor Barat Laut (ABAL) tepatnya di Desa Aimoli. Waktu tempuh dari pusat kota Kalabahi ke Mangrove Aimoli memakan waktu sekitar 50 menit bahkan sampai satu jam karena kondisi jalan nya yang rusak (berlubang-lubang) jadi diharapkan para pengunjung harus hati-hati dalam perjalanan. untuk pembelian karcis masuk hanya Rp.5000 per orang pengunjung bisa menikmati hijaunya dedaunan serta desiran angin pantai barat diatas jembatan yang terbuat dari kayu papan dengan warna-warni menjadi satu yang sangat indah dipandang. menyangkut bekal tidak jauh dari tempat wisata ini ada kios-kios atau toko kecil tapi alangkah baiknya pengunjung membawa bekal dari rumah sehingga tidak kelaparan menyagkut belum lengkapnya fasilitas.
Selain keindahan, tempat ini juga memiliki keunikan tersendiri dimanan di sepanjang jembatan sudah disediakan tempat duduk serta tulisan kata-kata singkat menghiasi pohon yang berada disekitar sehingga para pengunjung bisa beristrahat sejenak melepas lelah sambil membaca. pengunjung juga bisa mengambil gambar di jembatan ini dengan backround laut dan 2 pulau yakni pulau buaya dan pantar jadi sangat cocok untuk foto model dan kalau bisa pre-wedding ๐
Ayooooooo !!!!! bagi teman-teman yang belum datang kesini isilah akhir pekan anda dengan mengabadikan momen disini bersama pacar dan keluarga.
Saran dari penulis kalau bisa Pemerintah Daerah memperbaiki jalan dan membuat pondok-pondok disekitaran Tempat wisata agar mempermudah para wisatawan berkunjung ke Mangrove Aimoli dan masyarakat sekitar dapat menjual barang dagangan sehingga berdampak positif dimana mengurangi tingkat pengangguran yang berada di kecamatan ABAL.
Jika teman-teman merasa tulisan ini sangat bermanfaat bagikan saja ke orang lain ๐๐๐๐
"MAHENSAH TOFANG-TOFANG"
Monday, August 5, 2019
PUNCAK KOPIDIL
Puncak Kopidil adalah salah satu Objek Wisata yang terletak di Desa Kopidil, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Tempatnya sangat dekat dengan jalan utama menuju Objek Wisata Sanggar Bangtowo, jadi sahabat ke Sanggar Bangtowo tentunya akan melewati Objek Wisata yang satu ini. Waktu tempuh dari pusat kota Kalabahi ke Puncak Kopidil hanya butuh 10 menit dengan menggunakan kenderaan beroda dua dan empat, jalan menuju kesana sangat baik hanya ada sedikit tanjakan yang anda akan melewati untuk sampai ke lokasi namun semuanya itu akan terbayar kalau sudah tiba karena kita bisa menikmati indahnya kota kalabahi dari ketinggian yang dihiasi birunya laut dan pulau-pulau yang membentang luas memancarkan aura.
Keunikan di Puncak Kopidil yaitu memiliki salah satu Lopo atau Pondok yang biasa digunakan sebagai tempat beristrahat menunggu sunset sebagai perantara kita menuju kegelapan sebab akan datang malam menggantikannya namun jangan kuatir tetap bersyukur karena esok hari akan kembali memancarkan sinar kehidupan menghangatkan pagi hari yang biasa orang sebut sunrise๐. jadi intinya di puncak ini kita bisa menikmati sunrise dan sunset. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
"MAHENSAH TOFANG-TOFANG"
Tunggu apalagi kaka merapat sudah......
Saturday, August 3, 2019
https://menrorayso.blogspot.com
The uniqueness in Bangtowo studio has carvings on the rock which adorn the surrounding lawn and has custom clothing made from bark. For women, clothes such as dres cover the entire body, while for men only the lower part of the top is still open (bare chest). Rent only Rp. 50,000 so visitors can use it to take photos around the page that is so beautiful and enchanting
SANGGAR BANGTOWO
Sanggar Bangtowo is a tourist attraction in Kopidil Village, Kabola sub-district, Alor Regency, East Nusa Tenggara. travel time from downtown Kalabahi to Sanggar Bangtowo only takes 20-25 minutes by using two-anda four minutes by using two-and four wheeled vehicles.
As usual there must be some who are curious as to why this Studio is called Bangtowo?
The word Bangtowo is derived from the Alor language especially the Kabola tribe namely from the words Bang (village / house) and Towo (three) so Bangtowo is defined as three villages (Wuwung, Wabuli and Alibang) in Kopidil Village.
The word Bangtowo is derived from the Alor language especially the Kabola tribe namely from the words Bang (village / house) and Towo (three) so Bangtowo is defined as three villages (Wuwung, Wabuli and Alibang) in Kopidil Village.
The cultural attractions include: :
- Lego-lego
- Playing Rattan
- klewang (sword)
- Fire from bamboo and stone
- children's archery
All of the above attractions can be requested by visitors while in Sanggar Bangtowo because the people there are very friendly and polite serving everyone who comes to visit, so don't miss it, fill your holiday time by learning new things, best friends ...
Take a vacation to Alor Island, beauty awaits you brother
Subscribe to:
Posts (Atom)
























